Memahami Alamat Web dan URL

Tags

Memahami Alamat Web dan URL

World Wide Web merupakan sebuah koleksi besar file elektronik yang tersimpan didalam jutaan komputer diseluruh dunia. Dan untuk menemukan dimana keberadaan jutaan file tersebut diperlukan sebuah alamat. Alamat didalam dunia web ini disebut dengan Uniform Resource Locators atau URL yaitu alamat yang digunakan untuk menemukan file.

Informasi yang terdapat didalam URL ini memberi kemampuan untuk berpindah dari satu halaman web ke halaman lainnya hanya dengan satu kali klik. Ketika mengetik kita mengetik sebuah URL ke browser ataupun meng-klik link hypertext, browser akan mengirim permintaan ke komputer remote yang disebut dengan server web, untuk nantinya mendownload satu atau lebih file. Setiap URL unik ini mengidentifikasi satu file tertentu.

Lalu apa yang khas dari sebuah URL (Uniform Resource Locators)? Berikut ini adalah contohnya:

1)      http://belajar.kemdikbud.go.id/
Halaman Rumah Belajar Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

2)      http://www.teknoeksplor.com/
Halaman Tekno Eksplor untuk pembahasan web.

3)      ftp://rtfm.mit.edu/pub/
Sebuah direktori file di MIT tersedia untuk di-download.

4)      http://blogs.reuters.com/soccer
Sebuah blog tentang sepak bola dari kantor berita Reuters

5)      news: rec.gardens.roses
Sebuah newsgroup dengan topik berkebun.

Bagian pertama dari contoh URL (sebelum dua garis miring) di atas memberitahu jenis sumber daya ataupun metode akses di alamat tersebut. Contohnya seperti dibawah ini:
http : dokumen hypertext atau direktori
news : newsgroup
ftp : file yang tersedia untuk di-download atau direktori file tersebut
file : file yang terletak pada drive lokal komputer Anda

Sementara bagian kedua pada umumnya ialah alamat komputer dimana data ataupun layanan itu berada. Lalu bagian tambahan mungkin menentukan nama file, port untuk menghubungkan ke, maupun teks untuk mencari dalam database.

Bagian-Bagian dari URL (Uniform Resource Locators)

Sebuah URL (Uniform Resource Locators) lengkap biasanya akan terdiri dari tiga komponen, yaitu protokol, nama situs, dan path absolut ke dokumen ataupn sumber daya, seperti halnya yang ditunjukkan dalam gambar berikut ini:

Memahami Alamat Web dan URL
 

1)      http://

Hal pertama yang dilakukan ialah URL (Uniform Resource Locators) menentukan protokol yang akan dipakai untuk transaksi tertentu. Aturan HTTP akan membiarkan server tahu untuk memakai Hypertext Transfer Protocol, atau dalam kata lain masuk ke dalam "modus web".

2)      www.example.com

Bagian selanjutnya dari sebuah URL (Uniform Resource Locators) adalah mengidentifikasi situs dengan nama domainnya. Dalam contoh diatas, nama domainnya yaitu example.com. www pada bagian awal alah nama host tertentu didalam domain tersebut. Nama host "www" sudah menjadi sebuah kesepakatan. Namun juga terkadang nama host (www) bisa dihilangkan. Dalam satu website terdapat lebih dari satu nama domain (kadang-kadang disebut sebagai subdomain). Contohnya: development.example.com, clients.example.com, dan lain sebagainya.

3)      /2012/samples/first.html

Ini merupakan path absolut melalui direktori pada server ke dokumen HTML yang diminta, first.html. Kata-kata yang dipisahkan oleh garis miring tersebut ialah nama direktori, dimulai dari direktori root dari host (seperti yang ditunjukkan oleh awal /), URL (Uniform Resource Locators) pada gambar 1.3. di atas mengatakan ingin memakai protokol HTTP untuk terhubung ke server web di Internet disebut www.example.com serta meminta first.html dokumen (terletak di-direktori sampel yang terdapat di-direktori 2012).

Sebagian dari URL (Uniform Resource Locators) yang akan mempergunakan start dengan http, yang adalah merupakan singkatan dari Hypertext Transfer Protocol, yaitu metode file HTML yang ditransfer melalui Web.

Berikut ini ialah beberapa hal lain untuk lebih mengetahui mengenai URL (Uniform Resource Locators):
a)      Sebuah URL tidak memiliki spasi.
b)      Penulisan URL tidak sensitif terhadap huruf besar-kecil. Jadi misalnya ketika mengetik "http://www.teknoeskplor.com" atau "HTTP://WWW.TEKNOEKSPLOR.COM" maupun variasi huruf besar dan kecil akan membawa menuju halaman yang sama.

Apabila mengetik URL dengan tidak benar, maka browser tidak akan bisa menemukan situs atau sumber daya yang dituju. Bila memperoleh pesan error ataupun mengakses situs yang salah, maka periksalah untuk melihat apakah pengejaan alamat tersebut sudah benar atau belum.

File Standar

Tidak semua URL (Uniform Resource Locators) terlihat begitu panjang. Ada banyak alamat tidak termasuk nama file, akan tapi hanya menunjuk ke sebuah direktori saja, seperti misalnya:
http://www.teknoeksplor.com/
http://teknoeksplor/html/

Ketika server menerima sebuah permintaan untuk nama direktori bukan file tertentu, maka terlihat dalam direktori tersebut untuk dokumen default, pada umumnya akan bernama index.html. Jadi, sebetulnya secara tidak langsung, kita mengetikkan alamat lengkap seperti berikut ini (sebagai contoh jika index.html sebagai default):

http://www.teknoeksplor/index.html

Nama file default ini (sering juga disebut sebagai file indeks) bisa bervariasi, tergantung bagaimana server dikonfigurasi. Dalam contoh kasus ini dinamai dengan index.html, akan tetapi beberapa server mungkin memakai nama file default.htm. Apabila situs memakai pemrograman server-side untuk menghasilkan halaman, maka file indeks mungkin akan diberi nama index.php ataupun index.asp.

Hal lainnya yang perlu untuk diperhatikan ialah bahwa dalam contoh pertama, URL asli tidak mempunyai garis miring untuk menunjukkan itu ialah merupakan sebuah direktori. Ketika slash tersebut dihilangkan, server hanya akan menambahkan satu apabila menemukan direktori dengan nama tersebut.

File index ini juga sangat berguna untuk keamanan. Beberapa server (tergantung kepada konfigurasi mereka) menampilkan isi direktori apabila file default tidak ditemukan. Salah satu cara untuk mencegah seseorang melihat file-file yang ada pada direktori ialah dengan memastikan terdapat file index pada setiap direktori. Administrator server juga bisa menambahkan perlindungan lainnya untuk mencegah direktori tersebut ditampilkan di browser.

Sesudah file index dibuka oleh browser, maka akan disajikan atau ditampilkan semua informasi yang ada dalam dokumen HTML dari file tersebut. Contohnya bisa dilihat pada gambar berikut ini:

Memahami Alamat Web dan URL
 
Pada bagian atas Gambar 1.4 tersebut, menampilkan halaman web minimal seperti yang muncul pada browser. Meskipun terlihat sebagai satu halaman yang koheren, namun sebetulnya dirakit dari empat file yang terpisah: dokumen HTML (index.html), sebuah style sheet (kitchen.css), dan juga dua grafis (foods.gif dan spoon.gif). Dokumen HTML akan menampilkan seluruhnya.

Berkomentarlah sesuai dengan topik artikel
EmoticonEmoticon